Cara Menghilangkan Stres di Tempat Kerja

Karir dan pekerjaan merupakan bagian penting dalam hidup, tetapi juga sering kali menjadi sumber stres. Untuk itu, kalian harus mengetahui Cara Menghilangkan Stres di Tempat Kerja agar dapat membantu lebih tenang dan bahagia saat bekerja, sekaligus mendorong produktivitas kerja kalian.

Cara Menghilangkan Stres di Tempat Kerja

Stres adalah reaksi psikologis yang muncul karena adanya tekanan, ancaman, atau perubahan terhadap suatu hal. Stres dapat menyebabkan keluhan secara fisik, seperti jantung berdebar, sulit berkonsentrasi, mudah matah, sakit kepala, keringat berlebihan, siklus haid terganggu, atau bahkan sariawan dan gatal-gatal.

Gejala stres pada setiap orang dapat berbeda-beda. Mulai dari ringan dan hampir tidak kentara, bisa juga berat dan menyebabkan perubahan prilaku. Jika tidka segera dikenali dan ditangani dengan tepat, stres dapat berkembang menjadi gangguan mental yang lebih serius.

Beberapa Hal Yang Dapat Menyebabkan Stres di Tempat Kerja

Sebelum masuk kedalam pembahasan bagaimana cara mengatasi stres di tempat kerja, lebih baik mengenali dulu apa penyebab stresnya. Hal ini bisa karena menjauhkan atau mengendalikan hal-hal yang dapat menyebabkan stres tapi juga bisa membantu utnuk menghindari stres.

Penyebab Stres Yang Umum Terjadi :

  1. Jam kerja yang panjang
  2. Tugas kantor yang terlalu banyak atau berat
  3. Perubahan struktur organisasi
  4. Tenggat waktu pengerjaan tugas yang pendek
  5. Lingkungan kerja yang tidak nyaman
  6. Pekerjaan yang monoton dan membosankan
  7. Kurangnya kemampuan diri dalam bidang pekerjaan yang dijalani
  8. Hubungan sosial yang kurang baik dengan rekan kerja atau atasan
  9. Perlengkapan kerja yang minim
  10. Gaji yang rendah dan masalah keuangan

Cara Menghilangkan Stres di Tempat Kerja

Pada dasarnya, sumber stres terbagi menjadi dua, yaitu masalah yang dapat dikendalikan dan yang tidak bisa dikendalikan. Dibawah ini ada Cara Menghilangkan Stres di Tempat Kerja berdasarkan jenis masalahnya.

Fokus Pada Pemecahan Masalah

Strategi ini digunakan jika masalah yang dihadapi masih dapat dikendalikan, seperti deadline menumpuk, presentasi di depan pimpinan, selisih pendapat dengan rekan kerja, produktivitas kerja yang sangat rendah, atau masalah sejenisnya. Untuk mengatasinya, bisa melakukan beberapa hal dibawah ini :

  1. Komunikasikan masalah yang sendang dihadapi dengan pihak yang bersangkutan atau berwenang, seperti pimpinan, rekan kerja, atau HRD
  2. Terlalu perfeksionis akan menambah kadar stres. Jadi, usahakan untuk menetapkan standar yang realistis dalam pekerjaan
  3. Meski semua tugas terasa penting, tetap urutkan sesuai prioritas untuk membantu pengaturan waktu dan membuat lebih fokus
  4. Bisa saja merasa jengkel atau marah pada keadaan, tetapi segeralah kembalikan fokus pikiran untuk memperbaiki keadaan
  5. Carilah opsi pemecahan masalah yang relevan dengan risiko yang paling kecil

Fokus Pada Diri Sendiri

Strategi ini digunakan jika masalah yang dihadapi berada diluar kendali, seperti komentar pedas dari atasan, pendapat rekan kerja tentang diri kalian, jam kerja yang padat, dan hal yang tidak dapat kalian ubah. Untuk mengatasinya, lakukan beberapa hal dibawah ini :

  1. Sempatkan waktu untuk beristirahat, seperti dengan berjalan ke ruangan lain, mengobrol dengan teman kerja, atau melakukan relaksasi di sela-sela pekerjaan
  2. Lakukan hobi atau menikmati quality time bersama keluarga atau teman-teman dekat di akhir pekan
  3. Ceritakan masalah yang sedang kalian hadapi kepada pasangan atau sahabat yang kalian percara. Dengan demikian, beban akan terasa berkurang

Jika Cara Menghilangkan Stres di Tempat Kerja tidak berhasil dalam mengatasi stres kalian, cobalah untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater, supaya kalian bisa mengelola stres dan mengatasi masalah di lingkungan pekerjaan dengan cara yang lebih positif. Semoga bermanfaat

BINTANG JAYA HERBAL

Manfaat Ikan Lele Untuk Kesehatan Anak

Di daerah Indonesia, terdapat banyak jenis ikan yang aman dan baik dikonsumsi oleh anak. Salah satunya adalah ikan lele. Selain rasanya yang nikmat, ikan lele juga mempunyai bayak manfaat. Untuk itu, disini saya akan menjelaskan bagaimana Manfaat Ikan Lele Untuk Kesehatan Anak yang sangat baik dan bisa dimasukan kedalam menu makan harian.

Manfaat Ikan Lele Untuk Kesehatan Anak

Alasan paling utama, kenapa ikan lele sangat bermanfaat untuk kesehatan karena kandungan didalamnya yaitu Protein, Lemak, Kalsium, Selenium, Fosfor, Natrium, Kalium, serta beberapa vitamin seperti Vitamin A, B1, dan B12.

Manfaat Ikan Lele Untuk Kesehatan Anak

Meskipun mempunyai bau yang amis, ikan lele adalah sumber protein hewani yang sangat baik untuk proses tumbuh kembang anak. Selain itu, ada beberapa manfaat ikan lele yang bisa didapatkan jika anak rutin mengkonsumsinya, yaitu :

  • Mencerdaskan Otak

Lemak dalam ikan lele terdiri dari banyak asam lemak omega-3. Ini merupakan salah satu nutrisi yang penting untuk anak dapatkan dari makanannya. Kandungan asam lemak omega 3 pada ikan lele sangat baik untuk mencerdaskan otak dan menghindarkan anak dari gangguan daya ingat atau mudah lupa.

  • Meningkatkan Kekuatas dan Daya Tahan Tubuh

Kandungan protein pada ikan lele dapat menjadi sumber energi yang baik untuk menunjang aktivitas anak sehari-hari. Selain itu, protein juga berperan penting untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, termasuk otot dan sistem imun, serta menjadi bahan penyusun beragam hormon dan enzim tubuh.

Dalam 100 gram ikan lele terkandung sekitar 18 gram protein, sedangkan kebutuhan protein harian untuk anak berusia kurang dari 4 tahun hanya sebanyak 13 gram. Jadi dengan membagi 100 gram ikan lele ke dalam 3 porsi waktu makannya, dapat memenuhi kebutuhan anak dalam sehari.

  • Mencegah Anemia

Ikan lele sebanyak 100 gram dalam sehari sudah mencukupi asupan vitamin B12 harian. Vitamin B12 yang terkandung didalammnya mempunyai peranan penting dalam produksi sel darah merah. Oleh karena itu, vitamin ini penting untuk dicukupi kebutuhannya dalam mencegah anemia pada anak.

  • Menyehatkan Tulang dan Gigi

Ikan lele merupakan salah satu sumber vitamin D dan kalsium yang sangat mudah dijumpai. Vitamin D dan kalsium berperan penting dalam meningkatkan kesehatan tulang dan gigi anak.

Dengan mencukupi kebutuhan harian vitamin dan mineral sejak masa pertumbuhan, tulang dan gigi bisa tumbuh dengan optimal, serta risiko mengalami osteoporosis dan masalah gigi di kemudian hari akan berkurang.

  • Menyehatkan Jantung

Penyakit jantung tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Untuk menjaga jantung agar tetap sehat, asupan protein dan asam lemak omega 3 dari ikan lele bisa menjadi salah satu kuncinya.

  • Melindungi Sistem Saraf

Ikan lele merupakan jenis ikan yang rendah merkuri. Dalam kadar yang tinggi, merkuri bisa menimbulkan gangguan kesehatan seperti kerusakan saraf, terutama pada anak-anak.

Untuk itu, karena lele rendah akan kandungan merkuri. Anak jadi tetap bisa mendapatkan manfaat ikan tanpa berisiko mengalami gangguan karena kelebihan merkuri.

Dengan mengetahui Manfaat Ikan Lele Untuk Kesehatan Anak diatas, tidak ada salahnya jika memasukan ikan ini kedalam menu makan harian. Tetapi harus diolah secara sehat dan benar apalagi beragam cara. Karena, anak biasanya suka cepat bosan. Semoga bermanfaat

BINTANG JAYA HERBAL

Manfaat Kunyit Dilihat Dari Segi Medis

Kunyit dikenal sebagai bahan pelengkap makanan yang mempunyai cita rasa dan warna yang khas. Tidak hanya digunakan sebagai bumbu dapur, masyarakat juga memanfaatkannya untuk mengatasi berbagai macam kondisi kesehatan. Lalu, inilah Manfaat Kunyit Dilihat Dari Segi Medis yang harus kalian ketahui.

Manfaat Kunyit Dilihat Dari Segi Medis

Kunyit mempunyai senyawa kimia bernama kurkumin. Zat pewarna kuning ini diduga mampu membantu proses penyembuhan pada tubuh.

Manfaat Kunyit Dilihat Dari Segi Medis

Mamfaat kunyit sudah lama dipercaya dapat membantu mengatasi berbagai gangguan kesehatan, seperti :

  • Osteoarthritis

Kunyit ditenggarai dapat membantu untuk mengurangi rasa nyeri pada penderita osteoarthritis, yaitu sebuah kondisi yang menyebabkan sendi menjadi nyeri, kaku, dan kehilangan fleksibilitasnya. Sebuah penelitian menyatakan kinerja kunyit sebanding dengan obat ibu profen dalam mengatasi osteoarthritis. Jika ingin mencoba mengurangi rasa sakit akibat osteoarhtiris, bisa mengkonsumsi ekstrak kunyit dengan dosis 500mg dua kali sehari.

  • Kulit Gatal

Berdasarkan sebuah penelitian, kulit gatal akibat penyakit ginjal kronis dapat diatasi dengan mengkonsumsi kombinasi produk yang mengandung kurkumin dan ekstrak lada hitam atau cabe jamu (long pepper).

  • Ruam Kulit

Kondisi iritasi kulit yang diakibatkan oleh liken planus dapat diatasi dengan mengkonsumsi produk tertentu yang mengandung unsur kimiawi kunyit.

Masalah Menstruasi

Menurut beberapa penelitian, mengkonsumsi suplemen kunyit dapat meringankan rasa sakit menstruasi. Tetapi, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan hal ini.

  • Tukak Lambung

Beberapa penelitian menyatakan sakit tukak lambung dapat diatasi dengan mengkonsumsi kunyit.

  • Dispepsia (Maag)

Gejala perut kembung pada penderita dispepsia juga bisa dikurangi dengan mengkonsumsi kunyit

  • Kanker

Kurkumin dapat mengurangi pertumbuhan pembuluh darah baru pada tumor, penyebab kanker, serta berkontribusi terhadap kematian sel kanker.

Efek Samping Kunyit

Sampai saat ini, belum ditmukan adanya efek samping dari penggunaan kunyit dosis rendah. Sebuah penelitian mencatat bahwa tidak terjadi efek samping pada orang yang mengkonsumsi kunyit 490 mg tiap hari selama seminggu. Walaupun demikian, kunyit yang dikonsumsi dalam jumlah berlebihan dapat membuat detak jantung menjadi abnormal. Efek samping lain yang ditimbulkan dari pemakaian kunyit secara berlebihan yaitu :

  1. Reaksi alergi, seperti ruam
  2. Gangguan pada kantung empedu
  3. Perdarahan
  4. Gangguan hati
  5. Kontraksi uterus
  6. Gangguan perut dan pencernaan
  7. Mengurangi kesuburan pada pria

Akan tetapi sebaiknya, mengkonsumsi kunyit sebagai suplemen dilakukan secara hati-hati, terutama untuk ibu hamil, menyusui, penderita diabetes, penderita gangguan pendarahan, pria yang ingin memiliki anak, orang yang kekurangan zat besi, dan pasien yang akan menjalani operasi.

Manfaat kunyit memang belum dapat diapstikan sepenuhnya, karena masih perlu dibuktikan secara penelitian lebih lanjut. Tapi, mengingan sudah ada penelitain yang memberi nilai positif mengenai Manfaat Kunyit Dilihat Dari Segi Medis diatas, tidak ada salahnya mengkonsumsi kunyit sesekali sebagai pendamping pengobatan, dan diusahakan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Semoga bermanfaat

BINTANG JAYA HERBAL

Cara Memilih Susu Kedelai Untuk Anak

Susu Formula Kedalm adalah salah satu pilihan susu yang sangat kaya dengna manfaat. Meski lebih populer digunakan untuk anak dengan alergi susu sapi, susu formula kedelai juga dapat dikonsumsi oleh semua anak dan memberi manfaat yang sama baiknya. Jika anda bingung, inilah Cara Memilih Susu Kedelai Untuk Anak yang bisa dilakukan.

Cara Memilih Susu Kedelai Untuk Anak

Kandungan protein susu kedelai mirip dengan kandungan protein susu sapi. Tetapi, jenis proteinnya berbeda dengan protein susu sapi yang dapat memicu reaksi alergi pada anak dengan alergi susu sapi. Selain itu, susu kedelai juga tidak mengandung laktosa yang dapat menimbulkan masalah pada penderita intoleransi laktosa.

Perbedaan Susu Formula Kedelan dan Susu Kedelai Biasa

Pemberian susu kedelai homemade (buatan sendiri) atau susu kedelai yang dijual di pasaran tidak direkomendasikan untuk anak. Meski tinggi protein, kandungan nutrisi yang ada didalam susu ini tidak sesuai dengan kebutuhan nutrisi anak secara keseluruhan, sehingga berisiko menyebabkan kekurangan gizi dan gagal tumbuh.

Susu kedelai yang disarankan untuk anak dengan alergi susu sapi adalah susu kedelai formula yang sudah difortifikasi dengan berbagai macam nutrisi penting dalam fase pertumbuhan anak.

Susu Formula Kedelai Untuk Anak Dengan Alergi Susu Sapi

Alergi susu sapi merupakan jenis alergi makanan yang umum terjadi pada anak-anak. Sekitar 2-3% anak berusia dibawah 3 tahun menderita alergi susu sapi. Alergi ini muncul karena sistem kekebalan tubuh bereaksi secara berlebihan terhadap kandungan protein yang terdapat pada susu sapi.

Gejala Alergi Susu Sapi pada anak sangat beragam, seperti :

  1. Saki Perut
  2. Perut Kembung
  3. Diare
  4. Muntah
  5. Gatal dan Muncul Ruam Pada Kulit
  6. Hidung Meler
  7. Batuk
  8. Mata Berair
  9. Rewel atau Sering Menangis
  10. Bengkak di Bagian Tubuh Tertentu
  11. Mengi atau Sesak Napas

Jika anak menderita alergi susu sapi, dapat memberikan susu formula kedelai, karena protein dalam susu formula kedelai berbeda dengan protein dalam susu sapi yang dapat memicu reaksi alergi anak. Selain itu, suus formula kedelai juga baik untuk diberikan kepada anak yang menderita intoleransi laktosa karena memang tidak mengandung laktosa.

Cara Memilih Susu Kedelai Untuk Anak

Dalam memilih susu formula kedelai untuk anak, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait kandungan nutrisi di dalamnya. Beberapa kandungan penting yang sebaiknya ada dalam susu formula kedelai anak adalah :

  • Serat

Pastikan bahwa susu formula kedelai yang diberikan kepada anak mengandung serat. Anak berusia 1-3 tahun membutuhkan pasokan serat banyak 19 gram per hari. Pasalnya, serat memiliki peranan yang penting untuk kesehatan saluran cerna dan dapat mencegah terjadinya sembelit pada anak.

Didalam saluran cerna, serat juga berfungsi sebagai makanan bagi bakteri baik usus yang bertugas untuk mendukung kerja daya tahan tubuh anak.

Tetapi, memenuhi kebutuhan serat anak melalui makanan saja kadang sulit, belum lagi jika anak tidak suka makan sayur atau buah. Ambillah contoh, untuk memeuhi 16 gram serat saja, anak harus mengkonsumsi 2 kg wortel rebus dalam sehari. Jumlah ini tentunya terlampau banyak. Oleh akrena itu, asupan serat tambahan pada susu formula kedelai dapat sangat membantu.

  • Asam Lemak Omega 3 dan 6

Untuk menunjang perkembangan otak anak, pilih susu formula kedelai yang mengandung asam lemak omega 3, seperti asam alfa-lonolenat, EPA, dan DHA, dan Omega 6, seperti asam arakidonat dan asam linoleat. Penelitian menunjukkan bahwa dalam jumlah yang seimbang, asam lemak ini dapat membantu meningkatkan fungsi otak.

Anak yang mendapatkan asupan omega 3 dan 6 dengan cukup umumnya memiliki daya ingat dan daya tangkap yang lebih baik. Bukan hanya itu, asupan asam lemak omega 3 yang cukup juga bahkan dapat menurunkan risiko munculnya gejala asma pada anak.

  • FOS dan Inulin

Pastikan susu formula kedelai untuk anak mengandung frukto-oligasakarida (FOS) dan inulin. Kedua kandungan ini merupakan prebiotik yang dapat berfungsi mirim dengan prebiotik alami pada ASI.

Prebiotik penting untuk kesehatan saluran cerna anak karena mampu meningkatkan jumlah bakteri baik dalam usus. Lebih dari itu, jika kesehatan pencernaan anak terjaga, daya tahan tubuhnya juga akan lebih kuat.

  • Kolin

Kolin adalah senyawa yang berperan penting dalam menunjang perkembangan otak, geraka otot, kerja sistem saraf, dan metabolisme tubuh. Senyawa ini diproduksi dalam jumlah sedikit oleh tubuh sehingga perlu didapatkan dari makan sehari-hari.

Anak berusia 0-12 bulan membutuhkan asupan kolin sebanyak 125-250 mg per hari, sedangkan anak usia 1-3 tahun membutuhkan kolin sebagai 200 mg per hari. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pastikan susu formula kedelai yang diberikan kepada anak mengandung kolin.

  • Zat Besi

Nutrisi selanjurnya yang sebaiknya ada dalam susu formula kedelai untuk anak adalah zat besi. Anak yang mendapatkan cukup asupan zat besi cenderung lebih kebal terhadap infeksi, karena mineral ini dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Zat besi juga memiliki peranan yang sangat penting dalam penyebaran oksigen ke seluruh tubuh. Jika distribusi oksigen ke seluruh tubuh berjalan dengan baik, energi tubuh, kemampuan berkonsentari fungsi otak, dan kemampuan motorik anak anak meningkat.

  • Taurin

Yang terakhir, pastikan susu formula kedelai untuk anak mengandung taurin atau asam amino sulfonat. Nutrisi yang dapat ditemukan pada daging dan ikan ini berfungsi untu menunjang perkembangan otak anak.

Tidak hanya itu, taurin juga berperan penting dalam meningkatkan imunitas tubuh, menjaga keseimbangan elektrolit, menjaga kadar kalsium, dan mendukung fungsi otak dan mata anak.

Selain memperhatikan kandungan nutrisi pada susu formula kedelai, anda juga perlu memperhatikan aturan penggunaannya. Berikan susu formula kedelai kepada anak susuai petunjuk yang tertera pada kemasan produk.

Jika anak alergi terhadap susu sapi dan anda ingin memberikan susu formula kedelai, tidak ada salahnya berkonsultasi dulu dengan dokter untuk mengetahui jenis dan jumlah susu formula kedelai yang perlu diberikan kepada anak.

Diatas sudah saya berikan Cara Memilih Susu Kedelai Untuk Anak yang bisa kalian lakukan, untuk menghindari alergi terhadap susu formula sapi. Semoga bermanfaat

BINTANG JAYA HERBAL

Kandungan dan Manfaat Daun Sage Untuk Kesehatan

Kandungan dan Manfaat Daun Sage Untuk Kesehatan sudah dipercaya sejak ratusan tahun, pada saat jaman nenek moyang kita. Karena kandungan dan nutrisi yang terdapat didalamnya, daun ini bahkan sudah digunakan secara turun-temurun sebagai obat tradisional di Eropa, Afrika, dan Amerika.

Kandungan dan Manfaat Daun Sage Untuk Kesehatan

Daun Sage pada umumnya dimanfaatkan sebagai bahan masakan karena aromanya yang kuat dan khas. Tidak hanya digunakan sebagai bumbu dapur, daun herbal yang masih sama dengan daun mint ini juga mengandung banyak nutrisi dan senyawa yang baik untuk kesehatan.

Ekstrak daun sage juga dapat diolah dan dimanfaatkan seabgai aromaterapi serta bahan campuran dalam produk sabun dan kosmetik.

Kandungan dan Manfaat Daun Sage Untuk Kesehatan

Pada satu sendok makan atau sekitar 2 gram daun sage, terdapat 6 kalori dan berbagai nutrisi seperti :

  1. Serat
  2. Karbohidrat
  3. Protein
  4. Vitamin, seperti vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin K, dan Folat
  5. Mineral, seperti Zinc, Fosfor, Kalium, Selenium, Magnesium, Kalsium, Zat Besi, dan Mangan

Daun sage juga mengandung antioksidan yang cukup tinggi. Berbagai jenis antioksidan yang terdapat pada daun sage adalah Lutein, Zeaxanthin, Polifenol, dan Flavonoid. Selain berbagai nutrisi diatas, daun sage juga mengandung zat yang mempunyai sifat antibakteri, antiradang, dan antinyeri.

Manfaat Daun Sage Pada Kesehatan

Karena kandungan nutrisi yang sangat beragam didalam daun sage, maka daun ini bisa memberikan berbagai macam manfaat pada kesehatan tubuh, seperti :

  • Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Selain vitamin dan mineral yang sudah disebutkan diatas, daun sage juga mengandung zat yang bersifat antimikroba dan dapat mencegah timbulnya plak gigi.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa berkumur dengan obat kumur berbahan dasar daun sage mampu membunuh bakteri penyebab gigi berlubang. Tidak hanya itu, daun sage juga dipercaya dapat mengobati infeksi ternggorokan, infeksi gusi, dan sariawan.

  • Menurunkan Kadar Gula Darah

Manfaat lain dari daun sage adalah menurunkan kadar gula darah dan menjaganya tetap stabil. Manfaat daun sage ini bahkan disebut hampir mirip dengna hormon insulin yang berfungsi untuk mengatur gula darah. Selain itu, teh daun sage diyakini dapat mencegah dan mengobati diabetes tipe 2.

Supaya dapat menikmati khasiat daun sage, dapat mengkonsumsiya dalam bentuk teh. Tetapi, jika sedang menjalani pengobatan diaetes, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengkonsumsi daun sage sebagai obat herbal.

  • Meredakan Peradangan dan Menyembuhkan Luka

Ekstrak daun sage memiliki sifat antiradang dan antibakteri. Manfaat ini dapat digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan akibat peradangan, seperti kulit terbakar sinar matahari atau luka ringan.

Daun sage yang di ekstrak dalam bentuk obat oles juga diketahui dapat digunakan untuk membantu proses penyembuhan luka.

  • Memberikan Efek Relaksasi

Daun sage yang digunakan sebagai aromaterapi atau teh herbal dikethaui dapat menimbulkan efek relaksasi dan mengurangi stres. Karena manfaat daun sage ini, kalian akan merasa lebih tenang dan relaks. Aromaterapi dari daun sage juga dapat membantu untuk meningkatkan kualitas tidur.

  • Menjaga Kesehatan dan Fungsi Otak

Daun sage mengandung antioksidan serta berbagai macam vitamin dan mineral yang juga sangat baik untuk kesehatan dan fungsi otak.

Dalam beberapa penelitian meyebutkan bahwa ekstrak daun sage dapat meningkatkan daya ingat dan konsentrasi, serta mengurangi peradangan pada saraf otak. Ekstrak daun sage juga disebut dapat mencegah pikun pada lansia.

  • Meredakan Gejala Menopause

Menjelang masa menopause, tubuh wanita secara alami akan mengalami penurunan kadar hormon estrogen. Kondisi ini akan menyebabkan terhentinya menstruasi dan dapat menimbulkan berbagai keluhan, seperti keringat berlebih, vagina kering, sulit tidur, dan perubahan suasana hati.

Berbagai studi menyebutkan bahwa ekstrak daun sage dapat membantu meringankan gejala-gejala meopause tersebut.

  • Mengurangi Nyeri

Ekstrak daun sage diketahui mempunyai efek antinyeri. Karena manfaat ini, daun sage sudah digunakan sejak lama untuk mengatasi sakit ternggorokan, luka ringan di kulit, sakit gigi, sampai sakit kepala.

Selain berbagai manfaat diatas, daun sage juga dipercaya memiliki berbagia manfaat lain, seperti menyubutkan dan menyehatkan rambut, memperkuat daya tahan tubuh, serta menghambat pertumbuhan sel kanker.

Meskipun demikian, kalim diatas masih hanya penelitian kecil. Karena itu, tingkat keamanan serta efektivitas Kandungan dan Manfaat Daun Sage Untuk Kesehatan masih perlu diteliti lebih lanjut lagi. Semoga Bermanfaat

BINTANG JAYA HERBAL

Perbedaan Pneumonia dan TBC Yang Harus Diketahui

Sebagian orang mungkin belum mengetahui Perbedaan Pneumonia dan TBC. Bahkan, tidak sedikit yang mengganggap keduanya sebagai kondisi yang sama. Meski demikian, pneumonia dan TBC merupakan dua penyakit yang berbeda, begitupun dengan pengobatannya.

Disini saya akan menulis Perbedaan Pneumonia dan TBC Yang Harus Diketahui mulai dari gejala dan penyebabnya.

Perbedaan Pneumonia dan TBC Yang Harus Diketahui

Pneumonia adalah peradangan yang menyebabkan paru-paru dipenuhi oleh cairan atau nanah dan membuat penderitanya sulit bernapas.

Semantara itu, TBC (Tuberkulosis) merupakan infeksi yang tidak hanya terjadi pada paru-paru, tetapi juga menyebar ke organ tubuh lainnya, seperti otak, kelenjar getah bening, dan tulang belakang.

Pada kasus tertentu, seseorang dapat menderita pneumonia dan TBC secara bersamaan. Hal inilah yang mungkin menjadi penyebab kedua penyakit ini sulit teridentifikasi.

Perbedaan Pneumonia dan TBC Yang Harus Diketahui

Pneumonia merupakan peradangan paru-paru yang disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau jamur. Salah satu jenis virus yang dapat menyebabkan pneumonia adalah virus Corona.

Virus dan bakteri penyebab pneumonia dapat menular melalui udara atau kontak fisik dengan penderita pneumonia. Seseorang juga dapat terkena pneumonia ketika bersentuhan dengan permukaan benda yang telah terkontaminasi virus atau bakteri penyebab pneumonia.

Sementara TBC, disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis. Dimana orang dapat terinfeksi bakteri TBC melalui percikan air liur saat penderita TBC sedang batuk, bersin, atau bahkan berbicara.

Berbeda dengan virus atau bakteri pneumonia yang dapat menyebar melalui permukaan benda, kuman TBC tidak dapat bertahan lama di permukaan benda.

Gejala Pneumonia dan TBC

Beberapa gejala yang dapat muncul saat seseorang terkena pneumonia, yaitu :

  • Demam
  • Batuk Berdahak
  • Sesak napas
  • Nyeri dada saat bernapas atau batuk
  • Lemas

Jika langsung ditangani, pneumonia umumnya dapat diatasi dan penderitanya dapat kembali bernapas secara normal. Tetapi, pneumonia pada umumnya bisa cepat memburuk jika dialami oleh bayi, anak-anak, orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah, serta lansia.

Pneumonia yang parah dapat menimbulkan komplikasi berupa Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) atau gagal napas. Oleh karena itu, penanganan langsung oleh dokter perlu segera dilakukan.

Sementara itu, bakteri penyebab TBC menyerang tubuh secara perlahan. Gejala penyakit ini biasanya baru muncul setelah beberapa minggu atau bulan sejak terkena infeksi. Dibawah ini adalah beberapa gejala TBC :

  • Batuk yang tidak kunjung sembuh hingga lebih dari 3 minggu
  • Batuk berdarah
  • Nafsu makan hilang dan penurunan berat badan
  • Nyeri dada
  • Sulit bernapas
  • Kelelahan
  • Berkeringat ketika malam hari
  • Demam hingga lebih dari 1 bulan

Gejala yang ditimbulkan TBC dapat berkaitan dengan orang tubuh yang terinfeksi, misalnya nyeri tulang menunjukkan gejala TB tulang belakang atau pembengkakan kelenjar getah bening akibat TB kelenjar.

Jika mengalami gejala TBC seperti diatas, harus segera mendapatkan pengobatan dari dokter, terlebih jika pernah melakukan kontak langsung dengan penderita TBC.

Untuk dapat mendiagnosa penyakit Pneumonia dan TBC, dokter juga harus melakukan pemeriksaan fisik dan peneriksaan penunjang, seperti tes darah, pemeriksaan dahak, kultur dahak, dan foto rontgen.

Pengobatan Pneumonia dan TBC

Jika terdiagnosis mengalami peneumonia atau TBC, penanganan umumnya dilakukan dengan pemberian obat-obatan oleh dokter yang harus dikonsumsi sesuai petunjuk penggunaan.

Untuk pneumonia, pengobatan dilakukan berdasar penyebab pneumonia dan tingkat keparahannya. Pneumonia akibat infeksi bakteri dapat diobati dengan antibiotik. Begitu juga dengan pneumonia akibat infeksi virus diobati dengan obat antivitus dan pneumonia akibat infeksi jamur dengan obat anti jamur.

Dokter juga dapat meresepkan obat lain untuk mendukung proses pemulihan penderita dan meredakan gejala pneumonia, seperti obat OAINS untuk meredakan nyeri dan demam akibat pneumonia, serta obat batuk untuk meredakan batuk yang parah.

Pengobatan pneumonia umumnya membutuhkan waktu sekitar 1-3 minggu, tergantung pada tingkat keparahan penyakit yang dialami penderitanya. Lain halnya dengan pneumonia, pengobatan TBC biasanya berlangsung cukup lama, sekitar 6-12 bulan. Penderita TBC perlu terus mengkonsumsi Obat AntiTuberkulisus (OAT), meski gejala TBC  yang dirasakan sudah membaik atau menghilang.

Hal ini penting untuk memastikan kuman penyebab TBC mati sepenuhnya dan agar penyakit ini tidak menular ke orang lain.

Pneumonia dan TBC adalah dua kondisi yang berbeda, tetapi beberapa gejalanya terkadang memang mirip. Jika mengalami gejala-gejala pneumonia atau TBC, segeralah konsultasi dan periksakan diri ke dokter untuk memastikan diagnosis yang dialami.

Diatas itulah Perbedaan Pneumonia dan TBC Yang Harus Diketahui oleh kita semua. Semoga bermanfaat

BINTANG JAYA HERBAL

Kandungan dan Manfaat Belimbing Untuk Kesehatan

Banyak sekali Kandungan dan Manfaat Belimbing Untuk Kesehatan yang sangat baik. Selain dapat membantu menurunkan berat badan, kandungan nutrisi pada buah belimbing juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Kandungan dan Manfaat Belimbing Untuk Kesehatan

Belimbing atau Averrhoa Carambola merupakan buah yang populer di iklim tropis. Buah ini dikenal dengan rasa asam manisnya yang khas dan menyegarkan. Tidak hanya itu, belimbing juga adalah salah satu buah yang sering digunakan sebagai pengobatan Ayurveda di India, China, dan Brazil.

Kandungan dan Manfaat Belimbing Untuk Kesehatan

Fakta Kandungan Buah Belimbing

Buah belimbing kaya dengan serat dan vitamin C. Dalam satu buah belimbing berukurang 90 gram, setidaknya terkandungan3 gram serat, 1 gram protein, serta dapat memenuhi 52% kebutuhan harian tubuh akan vitamin C.

Selain kaya serat dan vitamin, buah belimbing juga dikenal rendah kalori. Dalam satu buah belimbing berukuran sedang, terdapat sekitar 30 kalori dan 5 gram karbohidrat.

Buah belimbing juga mengandung mineral yang baik untuk kesehatan, diantaranya adalah zat besi, magnesium, mangan, potasium, Betakaroten, serta sejumlah vitamin, mulai dari vitamin A, B9 (asam folat), B3 (niasin), dan Vitamin C (asam L-askorbat).

Berbagai Manfaat Buah Belimbing

Dibawah ini ada beberapa manfaat belimbing untuk kesehatan tubuh yang harus anda ketahui :

  • Menurunkan Berat Badan

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi buah belimbing dapat membantu meurunkan eratbadan. Hal ini akrena belimbing termasuk buah yang rendah kalori dan memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga membuat tubuh tidak cepat lapar.

  • Mengendalikan Kadar Gula Darah

Tingginya kandungan serat tidak larut air (insoluble fiber) pada buah belimbing dinilai dapat menghambat penyerapan glukosa sehingga mampu menurunkan dan mencegah lonjakan kadar gula darah. Manfaat belimbing ini tentu dapat sangat membantu penderita diabetes untuk mengendalikan kadar gula darahnya.

  • Memperkuat Sistem Imunitas

Kandungan antioksidan yang tinggi dalam buah belimbing sangat baik untuk melawan radikal bebas dalam tubuh. Tidak hanya itu, adanya antioksidan, seperti zinc dan mangan, juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh serta membantu menghilangkan racun dari tubuh.

  • Meredakan Sakit Maag

Dalam pengobatan tradisional, buah belimbing sering digunakan untuk meringankan gangguan pada lambung, seperti sakit maag. Buah belimbing dan ekstrak daunnya diketahui memiliki sifat antiulkus karena mengandung terpenoid, flavonoid, dan mucilage yang dapat memperkuat lapisan dalam lambung dan usus, sehingga dapat menurunkan risiko terjadinya kerusakan lambung akibat gastritis.

  • Mengurangi Risiko Penyakit Kardiovaskular

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa mengkonsumsi buah belimbing dengan porsi yang cukup dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan stroke. Hal ini karena buah belimbing mengandung cukup banyak vitamin B9 (asam folat) yang bermanfaat untuk menurunkan kadar homosistesin.

Kandungan nutrisi dan manfaat belimbing memang sangat baik untuk kesehatan. Meski demikian, orang yang memiliki gangguan fungsi ginjal, khususnya gagal ginjal kronis, tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi buah belimbing.

Hal ini karena buah belimbing mengandung asam oksalat dan karamboxin. Zat-zat tersebut dapat menumpuk didalam tubuh dan menimbulkan masalah kesehatan jika tidak disaring oleh ginjal dan dikeluarkan oleh urine.

Supaya bisa mendapatkan Kandungan dan Manfaat Belimbing Untuk Kesehatan secara optimal, bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis gizi untuk bisa mengetahui sebarapa banyak buah belimbing yang perlu dikonsumsi. Jika memiliki kondisi medis tertentu, tanyakan juga kepada dokter apakah aman untuk anda mengkonsumsi buah ini. Semoga Bermanfaat

BINTANG JAYA HERBAL

Penyebab dan Pengobatan Vulvovaginitis

Bagi kalian yang sudah pernah atau bahkan sedang terserang masalah kesehatan Vulvovaginitis. Disini saya akan menjelaskan bagaimana Penyebab dan Pengobatan Vulvovaginitis yang harus anda ketahui, agar dapat terhindar dan mengatasi peradangan yang terjadi pada organ intim wanita ini.

Penyebab dan Pengobatan Vulvovaginitis

Vulvovaginitis merupakan peradangan pada orgam intim wanita. Kondisi ini dapat disebabkan oleh banyak hal dan penangannya juga harus disesuaikan dengan penyebabnya. Vulvoganitis bukanlah kondisi yang serius, tetapi sering kali menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu.

Vulvoganitis adalah kondisi yang cukup sering dialami oleh perempuan semua usia, mulai dari remaja, wanita dewasa, hingga yang memasuki masa menopause. Kondisi ini sering kali menimbulkan rasa gatal dan perih pada vagina dan bibir vagina (vulva).

Selain itu, vulvovaginitis juga bisa menyebabkan keputihan dengan bau tidak sedap, rasa perih atau terbakar pada vagina, serta pembengkakan dan kemerahan pada vagina, vulva, dan perineum (area antara vagina dan anus).

Penyebab dan Pengobatan Vulvovaginitis

Penyebab Vulvovaginitis

Dibawah ini ada beberapa hal yang dapat menyebabkan peradangan atau iritasi pada vulva dan vagina, yaitu :

  • Vaginosis Bakterialis

Vaginosis Bakterialis adalah salah satu penyebab vulvovaginitis yang paling banyak ditemukan. Kondisi ini terjadi akibat pertumbuhan bakteri jahat didalam vagina yang dapat menyebabkan infeksi.

Vulvovaginitis akibat infeksi bakteri ini dapat menimbulkan gejala vagina perih dan gatal, nyeri saat buang air kecil dan berhuibungan seksual, serta keputihan berwarna kelabu dan berbau amis.

  • Infeksi Jamur Vagina

Vulvovaginitis juga bisa disebabkan oleh infeksi jamur, yaitu jamur Candida Albicans. Infeksi jamur pada vagina ini umumnya ditandai dengan keputihan yang menggumpal dan bertekstur seperti keju, serta vagina dan bibir vagina yang terasa gatal dan perih.

  • Infeksi Virus

Vulvovaginitis akibat infeksi virus biasanya ditularkan melalui hubungan seksual. Beberapa contoh penyakit infeksi virus yang dapat menimbulkan vulvovaginitis adalah herpes kelamin dan HPV.

Pada wanita, penyakit herpes dapat menimbulkan vulvovaginitis yang ditandai dengan adanya luka dan lepuhan berisi cairan bening serta nyeri dan bengkak di area kelamin. Sementara itu, infeksi virus HPV yang menyerang are kewanitaan dapat menyebabkan tumbuhnya kutil kelamin.

  • Penyakit Menular Seksual

Salah satu penyakit menular seksual yang dapat menyebabkan vulvovaginitis adalah Trikomoniasis. Penyakit ini umumnya ditandai dengan keputihan berwarna kuning kehijauan dan berbau amis, serta rasa gatal dan perit pada area vagina.

Selain trikomoniasis, Chlamydia dan Gonore juga dapat memicu peradangan pada organ intim wanita dan menimbulkan gejala keputihan yang berbau tajam serta rasa nyeri dan perih saat berhubungan intim atau buang air kecil.

  • Infeksi Parasit

Beberapa contoh infeksi parasit yang menyebabkan vagina dan vulva meradang adalah infeksi cacing kremi, kudis, dan kutu kemaluan. Gejala vulvovaginitis yang disebabkan oleh infeksi parasit ini umumnya berupa rasa gatal dan iritasi pada sekitar alat kelamin.

  • Reaksi Alergi

Iritasi dan peradangan pada vagina dan vulva juga dapat terjadi akibat paparan zat kimia seperti paraben, sodium sulfate, triclosan, dan dioxane. Zat kimia ini biasanya terdapat pada sabun mandi, detergen, sabun kewanitaan, parfum, hingga kondom.

Reaksi iritasi atau alergi terhadap benda-benda tersebut dapat membuat vulva dan vagina terasa gatal, bengkak, dan kemerahan.

Selain dari kondisi medis ditas, vulvovaginitis juga dapat terjadi pada wanita menopause dan wanita setelah melahirkan. Hal ini karena kadar hormon estrogen yang menurun pada fase tersebut.

Vulvovaginitis juga dapat terjadi karena pengaruh faktor lainnya, seperti :

  1. Membersihkan organ intim dengan cara yang tidak benar
  2. Menggunakan pakaian dalam yang bukan berbahan katun dan terlalu ketat
  3. Menggunakan pembalut atau tampon terlalu lama saat menstruasi
  4. Membiarkan are kelamin dalam keadaan lembap dan basah, seperti tidak segera berganti pakaian setelah berenang
  5. Menahan buang air kecil terlalu sering

Pengobatan dan Pencegahan Vulvovaginitis

Karena dapat disebabkan oleh banyak hal, maka dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter supaya penyebabnya dapat diketahui dan ditangani secara tepat. Untuk menentukan penyebab vulvovaginitis, dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, seperti tes darah dan urine serta analisis cairan vagina.

Setelah penyebabnya diketahui, dokter dapat membeirkan pengobatan yang sesuai. Seperti untuk mengobati vulvovaginitis akibat infeksi bakteri, dokter dapat memberikan antibiotik, sedangkan vulvovaginitis akibat infeksi jamur dapat diobati dengan obat anti jamur.

Selain itu, pada kasus vulvovaginitis yang parah, dokter mungkin akan memberikan obat kortikosteroid untuk mengurangi peradangan dan iritasi pada vulva dan vagina. Dokter juga dapat meresepkan obat antihistamin untuk mengatasi keluhan gatal pada vagina dan vulva.

Agar vulovaginitis tidak kambuh kembali, dapat melakukan beberapa langkah pencegahan dibawah ini, seperti :

  1. Menghentikan penggunaan produk yang dapat menyebabkan iritasi, seperti sabun pembersih kewanitaan yang mengandung parfum
  2. Membersihkan daerah kewanitaan dengan air hangat dan langsung mengeringkanya sehingga tidak lembap
  3. Membersihkan organ intim dengan cara yang benar, yaitu dari arah vagina menuju anus
  4. Menggunakan pakaian dalam yang longgar dan berbahan katun
  5. Menghindari menggaruk bagian yang gatal karena dapat memperparah iritasi dan memicu terjadinya infeksi
  6. Menjalani perilaku seks yang aman dan sehat, yaitu dengan menggunakan kondom dan tidak berganti pasangan seksual

Vulvovaginitis umumnya dapat sembuh setelah diobati oleh dokter. Tetapi, jika tidak kunjung sembuh atau sering kambuh, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Diatas sudah saya tuliskan Penyebab dan Pengobatan Vulvovaginitis yang harus kalian ketahui. Semoga bermanfaat

BINTANG JAYA HERBAL

Makanan Sumber Protein Nabati Untuk Anak

Untuk kalian para orang tua yang ingin mencukupi sumber protein nabati untuk anak. Jangan khawatir, karena beberapa Makanan Sumber Protein Nabati Untuk Anak bisa didapatkan sangat mudah sekali, dan mungkin saja itu sering kita atau anak-anak makan sehari-hari.

Baik protein hewani dan nabati ini sama-sama dibutuhkan untuk pertumbuhan kembang anak, yaitu sebagai sumber energi, membantu pembentukan tulang, serta menjaga dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Makanan Sumber Protein Nabati Untuk Anak

Meski demikian, masih banyak orang tua yang hanya mengandalkan asupan protein dari produk hewani, seperti ikan, daging sapi, daging ayam, dan telur, krena tidak tahu bahwa protein juga bisa didapatkan dari produk makanan nabati atau tumbuh-tumbuhan.

Makanan Sumber Protein Nabati Untuk Anak

Sejak anak sudah mulai belajar makan, dari sinilah mulai memperkenalkan makanan yang mengandung protein nabati secara bertahap. Dibawah ini ada beberapa Makanan Sumber Protein Nabati Untuk Anak yang bisa kalian berikan dan menjadi olahan makanan setiap hari, yaitu :

  • Kacang Kedelai

Kacang kedelai ini bisa didapatkan dimana saja, seperti pada Tempe. Dalam 85 gram tempe terdapat 15 gram protein. Tidak hanya protein, didalam tempe juga terkandung vitmain dan mineral. Selain pada tempe, kacang kedelai juga menjadi bahan utama dari Tahu. Tetapi, kandungan protein pada tahu lebih rendah, yaitu dari 100 gram tahu, hanya terkandungan 8 gram protein.

Kedua olahan kacang kedelai ini adalah sumber protein nabati yang dapat diolah menjadi berbagai jenis masakan, mulai dari digoreng, tumis, bnahkan dibuat semur. Bermacam pilihan pengolahan dapat meningkatkan selera makan anak dan membantu untuk memenuhi kebutuhan proteinnya.

  • Kacang Hijau dan Kacang Merah

Dalam 200 gram kacang hijau, terdapat sekitar 15 gram protein. Tidak hanya itu, kacang hijau juga mengandung lemak, karbohidrat, serat, zat besi, dan asam folat.

Selain dari kacang hijau, kacang merah juga menjadi pilihan sumber protein untuk anak, karena pada 90 gram kacang merah, terdapat 7,5 gram protein. Selain dari protein, didalamnya juga terdapat karbohidrat, lemak, dan serat.

  • Alpukat

Selain dari rasanya yang enak, alpukat mengandung banyak manfaat untuk anak. Didalam alpukat terkandungan lemak baik, serat, karbohidrat, dan protein. Dalam 140 gram alpukat tanpa kulit dan biji, terkandung sekitar 3 gram protein.

  • Jagung

Didalam 100 gram jagung, terdapat setidaknya 9,5 gram protein. Selain itu, jagung juga mengandung lemak, karbohidrat, dan serat.

  • Brokoli

2,5 gram protein terkandung didalam 90 gram brokoli. Selain itu, brokoli juga mengandung serat, karbohidrat, dan berbagai mineral. Salah satu cara yang sehat untuk mengolah brokoli adalah dengan mengukusnya tanpa menambahkan garam.

Kebutuhan protein pada setiap anak berbeda-beda, tergantung usianya. Anak usia 4-9 tahun hanya membutuhkan sekitar 19 gram protein perhari. Sedangkan anak usia 9-13 tahun membutuhkan protein sebanyak 34 gram per hari.

Semoga saja apa yang sudah saya tulis diatas mengenai beberapa jenis Makanan Sumber Protein Nabati Untuk Anak dapat bermanfaat untuk kita semua.

BINTANG JAYA HERBAL

Alasan Merasa Lapar dan Lelah Selama Menyusui

Alasan Merasa Lapar dan Lelah Selama Menyusui sebenarnya tidak perlu membuat wanita hawatir. Ini adalah hal yang normal dan dialami oleh hampir semua ibu menyusui.

Pada saat menyusui, terlebih lagi jika menyusui secara eksklusif, mungkin akan mengalami keluhan lelah dan mudah lapar. Ada banyak sekali alasan yang dapat menyebabkan hal ini terjadi. Akan saya bahan dibawah

Alasan Merasa Lapar dan Lelah Selama Menyusui

Alasan Merasa Lapar dan Lelah Selama Menyusui

Dibawah ini adalah beberapa alasan yang menyebabkan para wanita menyusui lebih mudah merasa lelah dan lapar :

  • Kurangnya Asupan Kalori

Salah satu alasannya adalah karena bertambahnya kebutuhan kalori. Saat menyusui, wanita akan menghasilkan sekitar 450-1200 ml ASI, dan untuk itu, tubuh akan membakar sekitar 300-800 kalori per harinya. Jumlah kalori yang terbakar tersebut setara dengan bersepeda selama 3-4 jam. Maka, wajar saja kalo wanita akan lebih mudah lapar dan lelah selama menyusui.

  • Mengkonsumsi Makanan Manis

Rasa lapar dan lelah selama menyusui juga dapat dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi. Salah satunya adalah kebiasaan menyantap makanan cepat saji yang rendah serat, dan makanan manis yang tinggi gula.

Alasannya adalah karena kebiasaan mengkonsumsi makanan manis dalam jumlah yang berlebihan akan meningkatkan kadar gula darah yang memicu produksi insulin. Efeknya, gula darah akan masuk ke dalam sel dengan cepat, sehingga terjadi penurunan kadar gula darah yang akan memicu rasa lapar. Selain itu, mengkonsumsi makanan yang kurang serat juga akan membuat tubuh merasa lapar.

  • Kurang Waktu Tidur

Para wanita akan sering terbangun dimalam hari untuk menyusui, sehingga waktu tidur akan berkurang.

Selain membuat cepat lelah, kurang tidur juga dapat memicu rasa lapar. Alasannya, saat kurang tidur, hormon yang mengontrol rasa lapar juga akan ikut terpengaruh.

  • Pengaruh Hormon Oksitosin dan Proklatin

Pada saat menyusui, terjadi peningkatan produksi hormon oksitosin dan proklatin. Peningkatan kadar kedua hormon ini diperlukan agar tubuh dapat memproduksi ASI yang dibutuhkan oleh bayi.

Tetapi, efek lain yang dapat terjadi akibat peningkatan kadar hormon tersebut adalah meningkatnya rasa haus, lapar, dan mengantuk. Biasanya, keluhan ini akan muncul sesaat setelah wanita menyusui.

Diatas itulah beberapa Alasan Merasa Lapar dan Lelah Selama Menyusui, Semoga bermanfaat

 

BINTANG JAYA HERBAL

WhatsApp chat