Penyebab dan Cara Mengatasi Perut Bunyi

Pada tulisan kali ini saya akan menjelaskan beberapa Penyebab dan Cara Mengatasi Perut Bunyi yang harus anda ketahui. Karena perut yang berbunyi tidak hanya karena anda merasa lapar saja. Tetapi, masalah lain seperti masalah kesehatan ringan dan serius.

Perut Bunyi merupakan sesuatu hal yang dangat sering terjadi. Hal ini biasanya dipicu karena perut yang terasa lapar, dan mengkonsumsi makanan bergizi yang bisa mengenyangkat dapat menjadi solusi untuk mengatasinya.

Tetapi, perut bunyi juga dapat disebabkan oleh masuknya udara kedalam usus dan beberapa kondisi medis yang mempengaruhi sistem pencernaan. Kondisi-kondisi ini perlu diperiksakan dan diatasi sesuai penyebabnya.

Penyebab dan Cara Mengatasi Perut Bunyi

Penyebab dan Cara Mengatasi Perut Bunyi

Penyebab Perut Bunyi

Perut bunyi dapat dipicu oleh berbagai macam hal. Dibawah ini ada beberapa penyebab perut bunyi yang harus anda ketahui. Yaitu :

  • Lapar

Perut yang berunyi ketika anda lapar merupakan hal yang sangat lumrah terjadi. Ada zat diotak yang mengaktifkan keinginan untuk makan. Zat mirip hormon ini kemudian mengirim siyal ke usus dan lambung. Efeknya, otot dalam sistem pencernaan berkontraksi dan menyebabkan perut bunyi.

  • Adanya Pergerakan Makanan di Saluran Cerna

Perut bunyi lebih sering disebabkan oleh pergerakan makanan, cairan, dan udara yang bergerak disusu. Sebaian besar, dinding saluran pencernaan terdiri dari lapisan otot. Pada saat ada makanan didalamnya, otot pada dinding usus berkontraksi untuk mengalirkan makanan sampai pada bagian akhir dari usus.

Gerakan inilah yang umumnya menjadi perut berbunyi. Biasanya, perut yang berbunyi akibat gerakan usus init erjadi beberapa jam setelah makan atau pada malam hari saat hendak tidur.

  • Kadah Gula Darah Rendah

Perut bunyi juga dapat menandakan bahwa kadar gula darah dalam tubuh rendah. Saat ini terjadi, usus jadi tidak dapat mendapatkan cukup nutrisi dari darah. Akhirnya, usus mengirimkan sinyal sebagai pengingat agar anda segera makan.

  • Usus Kebanyakan Udara

Perut bunyi dapat disebabkan oleh adanya gas berlebihan yang bergerak maju-mundur di usus. Udara dapat masuk ke saluran pencernaan ketika kita makan terlalu cepat, makan dapat bicara pada saat bersamaan, atau ketika kita minum saat berolahraga. Kelebihan udara di saluran pencernaan juga dapat terjadi ketika kita mengkonsumsi makanan yang tidak mudah dicerna dan diserap oleh usus.

  • Kondisi Medis Tertentu

Perut bunyi memang kebanyakan disebabkan oleh proses pencernaan yang normal. Tetapi, ada juga kondisi medis yang membuat perut bunyi terlalu sering atau terlalu keras, seperti :

  1. Alergi makanan
  2. Diare
  3. Obat pencahar
  4. Kolitis Ulserativa (radang pada rektum dan usus besar)
  5. Radang usus akibat infeksi
  6. Perdarahan di saluran pencernaan
  7. Penyakit Crohn

Cara Mengatasi Perut Bunyi

ada banyak cara yang dapat mencegah terjadinya perut bunyi. Dibawah ini adalah beberapa cara berikut, yaitu :

  • Makan Secara Teratur

Saat mengalami perut bunyi karena lapar, makanlah makanan yang bergizi. Tetapi jika perut bunyi sering terjadi saat anda belum merasa lapar, ubahlah pola makan anda.

Disarankan untuk makan lebih sering, tetapi dalam porsi yang kecil. Cara ini dianggap mampu meningkatkan kesehatan saluran cerna dan metabolisme makanan serta dapat mencegah perut bunyi akibat lapar.

  • Minum Air Yang Cukup

Jika perut bunyi karena lapar muncul, tetapi kondisi tidak memungkinkan untuk makan. Minumlah air putih, karena baik untuk percanaan dan dapat meredam perut bunyi akibat kelaparan.

  • Makan Secara Perlahan

Biasakan untuk makan secara perlahan. Dengan makan secara perlahan, tubuh dapat mencerna makanan lebih baik, sehingga mampu mencegah terjadinya perut bunyi. Selain itu, hindari juga berbicara ketika sedang makan. Selain menyebabkan menelan lebih banyak udarah, hal ini jgua dapat meningkatkan risiko tersedak.

  • Mengurangi Konsumsi Makanan Yang Mengandung Gas

Untuk mengurangi risiko alami perut bunyi, disarankan untuk membatasi konsumsi makanan yang mengadung gas, seperti kacang, brokoli, dan kol. Permen karet memang tidak mengandung gas, tetapi mengunyahnya dapat meningkatkan risiko udara masuk kedalam saluran pencernaan.

  • Mengurangi Konsumsi Makanan Asam

Kurangi juga konsumsi makanan atau minuman yang mengandung asam cukup tinggi, seperti soda, kopi, tomat, buah jeruk, karena jenis makanan ini juga dapat memicu perut bunyi.

  • Berjalan Setelah Makan

Berjalan setelah makan dapat membantu mengurangi risiko perut bunyi. Alaasnnya karena kebiasaan ini dapat membantu proses pemindahan makanan dari perut ke usus, sehingga pencernaan makanan dapat menjadi lebih lancar.

  • Mengelola Stres dengan Baik

Perut bunyi juga dapat dipicu oleh stres. Karena, stres dapat memperlambat proses pencernaan makanan. Jadi, salah satu cara mengatasi perut bunyi adalah mengelola stres dengan baik.

Perut bunyi adalah hal yang normal. Bahkan, berkurangnya bunyi perut atau hilang sama sekali juga dapat menjadi pertanda adanya suatu kelainan, seperti gangguan saraf pada usus (ileus) atau kekurangan kalium dalam darah.

Akan tetapi, perut bunyi tergolong tidak normal jika disertai dengan demam, mual, muntah, sembelit, diare, buang air besar berdarah, perut kembung, berat badan turun tanpa sebab, atau nyeri ulu hati. Jadi jika anda mengalami perut bunyi dengan gejala tersebut, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

Semoga saja artikel yang saya tulis diatas tentang Penyebab dan Cara Mengatasi Perut Bunyi diatas dapat bermanfaat untuk kita semua.

BINTANG JAYA HERBAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat